Harga Minyak Nyaris US$ 100, Begini Estimasi Pembengkakan Subsidi & Kompensasi Energi

Harga Minyak Nyaris US$ 100, Begini Estimasi Pembengkakan Subsidi & Kompensasi Energi
Harga Minyak Nyaris US$ 100, Begini Estimasi Pembengkakan Subsidi & Kompensasi Energi

Sulutexpres.com – 27 Juli 2026 | Harga minyak nyaris US$ 100, begini estimasi pembengkakan subsidi & kompensasi energi menjadi perhatian utama Presiden Prabowo Subianto. Ia meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menyusun skenario dampak kenaikan harga minyak dunia terhadap anggaran negara. Lonjakan harga minyak ini diproyeksikan akan memengaruhi sejumlah pos belanja pemerintah.

Menkeu Purbaya mengonfirmasi bahwa ia telah diminta langsung oleh Presiden Prabowo untuk menghitung opsi penyesuaian dalam APBN. "Kemarin di rapat kabinet, Presiden meminta kami melakukan simulasi untuk harga minyak dengan berbagai skenario yang berbeda. Bukan hanya US$ 100 atau lebih, tetapi bagaimana dampaknya ke anggaran kita. Jadi tadi sedang kita hitung," ujar Purbaya.

Purbaya menjelaskan bahwa kenaikan harga minyak dunia bukanlah hal baru bagi pemerintah, sehingga ia tidak begitu terkejut jika nantinya ada penyesuaian kebijakan. Namun, ia mengakui bahwa pemerintah sebelumnya berencana membuka ruang penambahan belanja ke beberapa sektor, termasuk alokasi transfer ke daerah (TKD). Dengan kondisi geopolitik terbaru ini, ruang fleksibilitas belanja tersebut kemungkinan tidak akan selebar rencana awal.

Harga minyak nyaris US$ 100, begini estimasi pembengkakan subsidi & kompensasi energi juga membuat pemerintah harus berhati-hati dalam mengambil keputusan. Purbaya menegaskan bahwa kenaikan harga minyak dunia tidak akan mengganggu anggaran stimulus ekonomi semester II yang telah digelontorkan pemerintah. Sebab, penetapan stimulus tersebut sejak awal sudah memperhitungkan skenario harga minyak tinggi.

Harga minyak nyaris US$ 100, begini estimasi pembengkakan subsidi & kompensasi energi menjadi tantangan bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi. Purbaya yakin bahwa dengan perencanaan yang matang, pemerintah dapat menghadapi dampak kenaikan harga minyak dunia. Ia juga menekankan bahwa pemerintah akan terus memantau situasi harga minyak dan membuat penyesuaian jika diperlukan.

Di akhir, harga minyak nyaris US$ 100, begini estimasi pembengkakan subsidi & kompensasi energi menunjukkan bahwa pemerintah harus selalu siap menghadapi perubahan yang tidak terduga. Dengan kerja sama dan perencanaan yang baik, pemerintah dapat mengatasi tantangan ini dan menjaga kemakmuran rakyat.

Related Post

Terbaru