Sulutexpres.com – 21 Juli 2026 | Presiden Komisaris PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk, Hermanto Tanoko, mengumumkan investasi sebesar Rp1 triliun untuk membangun resor ultra-luxury VASA Ubud di Payangan, Gianyar, Bali. Proyek ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperbesar portofolio aset hotel premium dan menangkap pertumbuhan pasar luxury hospitality di Pulau Dewata.
Resor VASA Ubud akan dibangun di atas lahan seluas 7,39 hektare dan ditargetkan rampung dalam 30 bulan. Pembangunan telah dimulai yang ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama pada Jumat, 17 Juli 2026. Hermanto Tanoko berharap VASA Ubud dapat menjadi penggerak pertumbuhan wellness tourism dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
Investasi ini juga merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis jangka panjang untuk memperkuat pendapatan berulang dari sektor perhotelan. Bali dipilih karena dinilai tetap menjadi destinasi wisata unggulan dengan permintaan yang kuat, terutama dari wisatawan berdaya beli tinggi.
Also Read
VASA Ubud akan memiliki 41 vila mewah privat dan 128 kamar hotel berkonsep sanctuary dengan luas mulai 48 meter persegi. Resor ini juga akan dilengkapi berbagai fasilitas premium, antara lain restoran fine dining, wedding chapel, amfiteater, spa village di tepi Sungai Ayung, serta helipad.
Desain resor mengusung filosofi kosmologi Bali, Kaja–Kelod, yang diterjemahkan ke dalam tata ruang kawasan. Vila-vila dibangun mengikuti kontur terasering Ubud dengan konsep green roof agar menyatu dengan lanskap alam. Selain menyasar pasar ultra-premium, proyek ini juga mengedepankan aspek keberlanjutan.
Perseroan akan menerapkan penggunaan panel surya, sistem daur ulang air, revitalisasi saluran air alami, serta berbagai elemen bangunan yang ramah lingkungan. Dengan demikian, Hermanto Tanoko berharap VASA Ubud dapat menjadi contoh bagi pengembangan resor yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Indonesia.
Sementara itu, Hermanto Tanoko juga tercatat dalam daftar saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tertinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) terbaru Bursa Efek Indonesia (BEI). Emiten milik Hermanto Tanoko, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE), terkonsentrasi kepemilikan sebesar 98,03%.
Dengan investasi ini, Hermanto Tanoko menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan bisnis hospitality di Indonesia. Ia berharap VASA Ubud dapat menjadi salah satu resor terbaik di Bali dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal.
Hermanto Tanoko juga berharap proyek ini dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dan pelestarian lingkungan. Dengan demikian, ia berharap VASA Ubud dapat menjadi contoh bagi pengembangan resor yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Indonesia.