Pencanangan Pembangunan Pusat Jajanan Kuliner dan Cenderamata Likupang, Wamendag Sambuaga Berterimakasih Pada ODSK dan JGKWL

  • Whatsapp

MINUT, SulutExpres.com – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Republik Indonesia (RI), Jerry Sambuaga, resmi mencanangkan pembangunan pusat jajanan kuliner dan cenderamata Likupang, di lokasi pantai Kinunang, Kecamatan Likupang Timur (Liktim), Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Rabu (25/8/2021) sore.

Dalam konteks itu, Wamendag Sambuaga mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (ODSK) bersama jajaran, juga Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) yang dinahkodai Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulung (JG-KWL) bersama jajaran.

“Terima kasih karena selalu mesupport kami (Kemendag) dalam kegiatan perdagangan,” ucap Wamendag Sambuaga dalam sambutannya.

 

Saat diwawancarai media, Sambuaga menerangkan, pencanangan pembangunan pusat jajanan kuliner dan cenderamata Likupang ini akan diprioritaskan kepada UMKM, hal ini sesuai dengan arahan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

“Bagaimana kita mengembangkan, mendorong, dan memprioritaskan para pelaku UMKM. Ini bentuk keberpihakan dari pemerintah kepada masyarakat khususnya di daerah, apalagi pak Presiden sudah menetapkan Likupang sebagai Daerah Super Prioritas, menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat Sulut dan menjadi momen kita bersama-sama mengembangkan efek perdagangan yang ujung-ujungnya meningkatkan perekonomian dan pariwisata, begitu pun mempromosikan produk-produk lokal,” jelasnya.

Dia menambahkan, pembangunan pusat jajanan kuliner tersebut harus selesai di tahun 2021 dan diharapkan paling lambat awal desember, untuk bangunannya 1000 meter persegi dengan total anggaran sekitar Rp4,2 miliar.

“Karena setelah bangunan itu selesai maka kita harus kurasi UMKMnya, siapa yang akan menempatinya disana. Nah ini adalah tugas perbantuan Kementerian Perdagangan kepada Dinas Perindustrian dan Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa Utara, jadi bangunan tersebut dikerjakan sepenuhnya oleh Dinas Perindustrian dan Dinas Perdagangan,” terangnya.

“Disitu nanti ada lahan untuk parkir, karena ini adalah wisata pantai tentunya kita akan buat toilet senyaman mungkin dan segala macam yang diperlukan untuk pengunjung, apalagi Likupang ini banyak turis dari Jepang dan Cina, sehingga kita harapkan pusat jajanan kuliner itu menjadi tempat yang nyaman bagi para turis,” lanjutnya.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan Pemkab Minut dimana disini akan dibangun beberapa sekolah perhotelan. Pun infrastruktur jalannya tinggal sedikit yang belum diaspal dan diharapkan tahun 2022 akan semakin bagus, sehingga diharapkan pusat bangunan jajanan kuliner yang sudah didirikan itu akan menjadi semarak, apalagi disini sudah ada homestay, sekolah, maka akan semakin ramai,” pungkasnya.

Untuk itu, dirinya berpesan pada Pemkab Minut agar pembangunan ini dipelihara dengan baik dan berharap pandemi cepat melandai, sehingga turis semakin banyak berkunjung ke Likupang.

“Wisatawan menjadi tinggi kembali, produk-produk UMKM bisa meningkat penjualannya. Untuk telekomunikasi karena disini masih sulit jaringan signalnya, itu akan kami sampaikan ke Kemenkoinfo karena itu merupakan ranah mereka,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutan Gubernur Provinsi Sulut Olly Dondokambey (OD) yang diwakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Utara Edwin Kindangen mengatakan, dampak positif pembangunan daerah memberikan kontribusi untuk pemulihan kondisi perekonomian daerah.

“Menyerap tenaga kerja dan menopang sektor-sektor strategis lain utamanya sektor pariwisata. Untuk itu pencanangan ini sangat disambut gembira dan diharapkan nantinya turut menunjang KEK Pariwisata Likupang dan menopang perekonomian masyarakat, pelaku usaha kuliner dan cenderamata di daerah, serta menjadi kontributor suksesnya gerakan nasional bangga buatan Indonesia dan bangga wisata Indonesia, diharapkan kedepan kita tetap bersinergi untuk kebangkitan pariwisata Sulawesi Utara,” ucap Gubernur OD.

Turut hadir Jajaran Kementerian Perdagangan RI, Sekretaris Daerah Kabupaten Jemmy Kuhu, Kadis Perdagangan Minut Benny Mengko, Kadis Perindustrian Minut Richard Toar Sendow, Kadis Pariwisata Minut Audy Sambul, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulut Ronald Sorongan, dan jajaran Disperindag Daerah Provinsi Sulut.

(Egen)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *