Sulutexpres.com – 24 Juli 2026 | Sebuah kisah mahasiswi Sukoharjo juara kompetisi tongkat kayu sedunia, mirip tongkat Maui di film Moana [titlebase] sukses menginspirasi banyak orang. Aisyah Chustiya (20), mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) asal Sukoharjo, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai Wood Cup 2026 berkat sebuah tongkat kayu unik yang ditemukannya secara tak sengaja di Pantai Cipta, Semarang. Tongkat kayu ini, yang bentuknya menyerupai ‘Maui Hook’ atau Kail Maui, senjata ikonik karakter Maui dalam film animasi Disney Moana, berhasil memikat perhatian ribuan pecinta tongkat kayu dari seluruh dunia.
Perjalanan Aisyah menuju podium juara internasional dimulai sekitar bulan Maret 2026, bertepatan dengan bulan Ramadan. Usai menjalani pekerjaan paruh waktu, ia memutuskan untuk singgah di Pantai Cipta, Semarang, sekadar mencari angin. Di sanalah, matanya tertuju pada sebatang kayu yang terdampar di bibir pantai. Bentuknya yang tidak biasa langsung menarik perhatiannya.
“Awalnya cuma cari angin doang sih niatnya. Terus mungkin namanya ‘insting bolang (bocah petualang)’ nemu kayu itu. Biasanya aku juga suka lihat kayu-kayu yang random tapi juga nggak kuunggah karena memang nggak sebagus itu,” tutur Aisyah saat dihubungi, Kamis (23/7/2026). Namun, kali ini berbeda. Kayu yang ditemukannya memiliki keunikan tersendiri. “Tapi pas yang satu itu aku kayak ‘ih ini sumpah bagus banget’, dan kurasa kayaknya ini waktunya aku tampil di Stick Nation,” tambahnya.
Also Read
Dengan naluri petualangnya, Aisyah segera merekam video tongkat temuannya itu. Video tersebut kemudian ia unggah ke Instagram Story, tak lupa menandai akun @officialstickreviews, penyelenggara Wood Cup 2026. Tak disangka, unggahannya ini justru menjadi viral dan diunggah ulang dalam format reels oleh akun tersebut, membuka jalan baginya untuk berkompetisi di kancah global. Aisyah memang sudah lama mengikuti akun @officialstickreviews sejak duduk di bangku SMA, karena kecintaannya pada hal-hal unik dan kreatif.
Pada awal Juli 2026, akun @officialstickreviews mengumumkan pembukaan pendaftaran untuk Wood Cup 2026. Tanpa ragu, Aisyah segera mengirimkan video tongkat kayunya. Ternyata, videonya terpilih menjadi perwakilan Indonesia dalam kompetisi bergengsi tersebut. “Ya udah aku masukin juga, aku submit video ke link pendaftaran terus awal Juli perlombaan ini dimulai, ternyata yang mewakili Indonesia videoku,” jelas mahasiswi D4 Bahasa Asing Terapan Universitas Diponegoro ini.
Menariknya, Aisyah mengaku tidak pernah memberikan julukan ‘Maui Hook’ pada tongkat kayu tersebut. Sebutan itu justru datang dari para netizen yang melihat bentuknya. “Dari orang-orang sendiri. Dari awal diposting di Reels Official Stick Reviews sudah ada yang nyebut ‘Maui Hook’. Ada juga yang bilang ‘Pudge Hook’, ada yang bilang mirip celurit. Jadi yang kasih nama itu netizen karena mereka punya imajinasi masing-masing melihat bentuk kayunya,” ungkapnya.
Kompetisi Wood Cup 2026 ini sendiri diikuti oleh 64 negara, dengan sistem penjurian yang unik, yaitu melalui voting netizen di media sosial Instagram dengan format gugur. Bentuk kayu yang menyerupai tongkat legendaris karakter Maui inilah yang berhasil mencuri perhatian ribuan pengguna media sosial dari berbagai negara, membawa Aisyah dan Indonesia melaju hingga babak final dan akhirnya meraih gelar juara. Kisah mahasiswi Sukoharjo juara kompetisi tongkat kayu sedunia, mirip tongkat Maui di film Moana [titlebase] ini membuktikan bahwa keunikan dan keberuntungan bisa datang dari mana saja, bahkan dari sebatang kayu yang terdampar di pantai.
Prestasi Aisyah ini tidak hanya membanggakan bagi dirinya dan Universitas Diponegoro, tetapi juga bagi Kabupaten Sukoharjo dan Indonesia secara keseluruhan. Di tengah berbagai isu yang mungkin menyelimuti daerah kelahirannya, seperti pemberitaan mengenai pemerintahan Sukoharjo yang dipastikan berjalan normal meskipun Bupati nonaktif tengah menjalani proses hukum, prestasi Aisyah menjadi secercah kabar positif yang mengharumkan nama daerah. Kemendagri sendiri memastikan roda pemerintahan tetap berjalan normal dengan adanya Plt Bupati yang diberi asistensi kewenangan, namun kisah inspiratif dari mahasiswi Undip ini menunjukkan bahwa semangat dan kreativitas anak bangsa mampu bersinar di kancah internasional.
Lebih jauh, tongkat kayu yang menjadi kunci kemenangan Aisyah ini diduga merupakan akar bambu yang terbawa arus laut. Penemuan tak terduga ini membuktikan bahwa keindahan dan potensi bisa ditemukan di tempat yang paling tidak terduga. Kisah mahasiswi Sukoharjo juara kompetisi tongkat kayu sedunia, mirip tongkat Maui di film Moana [titlebase] ini menjadi bukti nyata bagaimana kreativitas, sedikit keberuntungan, dan kekuatan media sosial dapat membuka pintu menuju kesuksesan global. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi anak muda lainnya untuk terus berkreasi dan menunjukkan bakat mereka di panggung dunia.




