Sulutexpres.com – 22 Juli 2026 | Gempa bumi dengan magnitudo 5,6 terjadi di Gayo Lues, Aceh, menyebabkan guncangan yang terasa hingga Medan, Sumatera Utara. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh memprediksi bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi hujan lebat dan banjir.
BMKG Aceh juga memprediksi bahwa beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kalimantan Barat, dan Papua Pegunungan, berpotensi mengalami hujan intensitas tinggi dalam sepekan ke depan. Hal ini disebabkan oleh fenomena El Niño yang masih aktif, sehingga hujan lebat bersifat lokal dan bisa muncul tiba-tiba.
Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues, dr. Nevirizal, meminta maaf kepada masyarakat atas konten media sosial yang viral dan menjadi sorotan publik. Konten tersebut menampilkan gaya hidup dan aktivitas pribadi yang kemudian ramai dibicarakan di berbagai platform media sosial.
Also Read
PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara memastikan bahwa operasional perjalanan kereta api di wilayahnya telah kembali berjalan normal pascagempa. Langkah tanggap darurat dan pemeriksaan ketat langsung diterapkan guna menjamin keselamatan serta keamanan perjalanan para penumpang.
BMKG Aceh kembali memperingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi gempa dan hujan lebat. Masyarakat diminta untuk selalu memantau informasi terkini dari BMKG Aceh dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat.




