Innalillahi! Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam Meninggal Mendadak Usai Olahraga, Dimakamkan Berdampingan Orangtua di Poris Gaga

Author Image

Terbit

21 Juli 2026, 11:39 WIB

Innalillahi! Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam Meninggal Mendadak Usai Olahraga, Dimakamkan Berdampingan Orangtua di Poris Gaga
Innalillahi! Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam Meninggal Mendadak Usai Olahraga, Dimakamkan Berdampingan Orangtua di Poris Gaga

Sulutexpres.com – 21 Juli 2026 | Kabar duka menyelimuti Kota Tangerang. Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, berpulang secara mendadak pada Minggu (19/7/2026) malam, di usianya yang ke-47 tahun. Kepergian politikus Partai Golkar ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, serta masyarakat Kota Tangerang. Jenazah almarhum kemudian dimakamkan berdampingan dengan orangtuanya di Tempat Pemakaman Keluarga di Poris Gaga, Batuceper, pada Senin (20/7/2026) siang.

Menurut informasi yang dihimpun, almarhum Rusdi Alam menghembuskan napas terakhirnya setelah mengalami kondisi darurat kesehatan yang tak terduga. Beberapa jam sebelum kejadian, almarhum dilaporkan masih aktif menjalani berbagai kegiatan. Pagi harinya, ia sempat menghadiri kegiatan Partai Golkar di Tangerang, dilanjutkan dengan kunjungan ke festival di Masjid Raya Al-A’zhom. Menjelang sore, almarhum dikabarkan melakukan olahraga lari santai.

Namun, nasib berkata lain. Sepulang dari berolahraga dan saat tengah bersiap untuk menghadiri agenda kedinasan serta sedang mandi, almarhum tiba-tiba mengalami kejang-kejang. Kondisi darurat ini segera menyadarkan rekan-rekannya untuk segera membawanya ke Rumah Sakit EMC Kota Tangerang guna mendapatkan penanganan medis intensif. Sayangnya, nyawa almarhum tidak dapat tertolong.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, yang menjadi salah satu orang pertama mengetahui kejadian tersebut, menceritakan kronologi singkat sebelum Rusdi Alam meninggal dunia. “Abis olahraga, persiapan mau ada acara dinas terus mandi, lalu kejang-kejang,” ujar Turidi Susanto kepada awak media, Senin (20/7/2026).

Kepergian Rusdi Alam yang mendadak ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat almarhum dikenal sebagai sosok yang enerjik dan memiliki rekam jejak panjang di dunia politik serta organisasi kepemudaan. Sebelum menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang periode 2024-2029, Rusdi Alam pernah memimpin Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang pada periode 2015-2018. Kiprahnya di Partai Golkar juga tidak diragukan lagi, yang kemudian mengantarkannya kembali terpilih sebagai anggota DPRD dengan raihan 11.787 suara.

Selama masa jabatannya, Rusdi Alam dikenal sebagai politikus yang visioner, mendorong sinergi pembangunan daerah, fokus pada pemberdayaan pemuda, serta berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kota Tangerang. Ia kerap kali menjadi garda terdepan dalam mengartikulasikan aspirasi masyarakat dan menerjemahkannya menjadi kebijakan daerah yang pro-rakyat.

Prosesi pemakaman Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam berlangsung dengan khidmat pada Senin (20/7/2026) siang, sekitar pukul 13.00 WIB. Jenazah disalatkan terlebih dahulu di Masjid Raya Al Adzom, yang dihadiri oleh ratusan pelayat dari berbagai kalangan. Suasana haru menyelimuti seluruh rangkaian acara, terutama saat jenazah diturunkan ke liang lahat di Tempat Pemakaman Keluarga, Jalan Budi Indah, Kelurahan Poris Gaga, Batuceper. Lokasi pemakaman ini memiliki makna tersendiri karena almarhum dimakamkan berdampingan dengan makam orangtuanya.

Sejumlah tokoh penting turut hadir memberikan penghormatan terakhir, termasuk Wali Kota Tangerang, Sachrudin, Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, serta berbagai tokoh agama dan tokoh masyarakat. Wali Kota Tangerang Sachrudin bahkan tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan kenangannya tentang almarhum. Ia mengenang Rusdi Alam bukan hanya sebagai rekan kerja, tetapi sebagai sosok adik dan teman yang rendah hati, serta menjadi pengingat dalam menjalankan tugas.

“Beliau ini rendah hati. Bukan hanya keluarga yang ditinggalkan, tapi kami semua di Kota Tangerang,” ujar Sachrudin dengan suara terbata-bata, menyeka air mata. Ia menambahkan bahwa almarhum bukanlah sosok yang tempramen atau pemarah, melainkan selalu mengedepankan diskusi dalam memetakan dan menyelesaikan persoalan kota. Kepergian Rusdi Alam, sosok yang dikenal santun dan bijaksana, jelas merupakan kehilangan besar bagi Kota Tangerang. Pengabdiannya selama ini akan selalu dikenang oleh masyarakat yang pernah merasakan dampak positif dari kepemimpinannya. Terlebih lagi, rekam jejak Rusdi Alam sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang yang meninggal mendadak usai olahraga menjadi catatan penting dalam perjalanan kariernya.

Meskipun kepergiannya begitu mendadak, warisan pemikiran dan dedikasi Rusdi Alam diharapkan dapat terus memberikan inspirasi bagi para penerusnya di pemerintahan daerah. Upaya-upaya pembangunan dan pemberdayaan yang telah dirintisnya akan terus dilanjutkan demi kemajuan Kota Tangerang. Berita duka mengenai Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam meninggal dunia, dimakamkan berdampingan dengan orangtua di Poris Gaga, menjadi pukulan berat bagi banyak pihak yang mengenal dan mengagumi sosoknya.

Related Post

Terbaru