Sulutexpres.com – 19 Agustus 2026 | Momen perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-78 di berbagai sekolah selalu diwarnai dengan kemeriahan, salah satunya melalui parade dan pentas busana adat Nusantara. Tak terkecuali, putra semata wayang dokter Oky Pratama, Bem Smith Opra, berhasil mencuri perhatian publik lewat penampilannya yang menggemaskan saat mengikuti kegiatan kemerdekaan di sekolahnya. Penampilan Bem anak dokter Oky Pratama pakai baju adat Melayu saat rayakan HUT RI ini menjadi sorotan karena kekompakan dan keunikan busana yang dikenakan.
Bem Smith tampil memukau mengenakan setelan busana adat Melayu bernuansa sage green yang terbuat dari bahan satin. Kilau elegan bahan tersebut semakin terpancar saat terkena cahaya, memberikan kesan mewah namun tetap bersahaja. Yang menarik perhatian adalah desain busana ini dibuat seragam dan presisi dengan sang ayah, dokter Oky Pratama. Ini menunjukkan adanya twin-outfit yang menampilkan kedekatan antara ayah dan anak.
Potongan baju kurung khas Melayu yang dipilih Bem Smith memiliki ciri khas longgar namun tetap pas di badan, dipadukan dengan celana kain senada. Pemilihan warna hijau pastel atau sage green memberikan kesan yang segar, bersih, dan modern. Warna ini tidak hanya indah dipandang, tetapi juga berhasil mempertahankan identitas kebudayaan Melayu yang kental.
Also Read
Karakter adat Melayu semakin terpancar kuat melalui penggunaan aksesori tradisional. Bem Smith mengenakan penutup kepala khas Melayu yang disebut Tanjak Melayu. Tanjak yang dikenakan Bem terbuat dari bahan kain songket yang disulam dengan benang perak, memiliki lipatan yang kokoh dan rapi. Detail aksesori tradisional Melayu ini semakin melengkapi penampilannya, membuatnya terlihat gagah dan menawan di usianya yang masih belia.
Momen polos nan menggemaskan Bem Smith juga terlihat saat ia tampil percaya diri di panggung sekolah. Dalam salah satu momen yang terekam, Bem terlihat membawa mainan kesayangannya, menambah kesan natural dan menggemaskan pada penampilannya. Semangatnya dalam memperingati HUT RI patut diapresiasi, terlebih dengan pemilihan busana yang menunjukkan kecintaan pada budaya Indonesia.
Kehadiran Bem anak dokter Oky Pratama pakai baju adat Melayu saat rayakan HUT RI ini tidak hanya sekadar perayaan biasa. Ini adalah bentuk edukasi dini kepada generasi muda tentang pentingnya melestarikan warisan budaya bangsa. Dengan mengenakan pakaian adat, anak-anak diajak untuk mengenal dan mencintai kekayaan tradisi Indonesia sejak dini. Dokter Oky Pratama sendiri kerap menunjukkan dukungannya terhadap penggunaan busana adat, tidak hanya dalam perayaan nasional, tetapi juga dalam berbagai kesempatan lainnya.
Penampilan Bem anak dokter Oky Pratama pakai baju adat Melayu saat rayakan HUT RI ini sontak menuai pujian dari warganet. Banyak yang memuji kekompakan Bem dan ayahnya, serta ketampanan Bem yang semakin terpancar dengan busana adat tersebut. Ada pula yang mengomentari betapa menggemaskannya Bem saat tampil percaya diri di atas panggung sekolah.
Lebih dari sekadar gaya busana, momen ini juga menunjukkan bagaimana orang tua dapat berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kecintaan terhadap budaya kepada anak-anak mereka. Dokter Oky Pratama telah memberikan contoh positif dengan mendampingi putranya dalam kegiatan sekolah yang bernilai edukatif seperti ini. Pemilihan baju adat Melayu oleh Bem Smith Opra, putra dari dokter Oky Pratama, saat merayakan HUT RI menjadi bukti nyata bahwa tradisi dapat dipadukan dengan gaya modern tanpa kehilangan esensinya.
Kemeriahan HUT RI memang selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk menunjukkan rasa cinta tanah air. Melalui penampilan Bem anak dokter Oky Pratama pakai baju adat Melayu saat rayakan HUT RI, diharapkan dapat menginspirasi anak-anak lain untuk turut bangga mengenakan pakaian adat Indonesia dalam berbagai kesempatan. Ini adalah langkah kecil namun berarti dalam upaya pelestarian kebudayaan bangsa di tengah arus globalisasi.






