Sekolah Lansia Tangguh Resmi Bergulir, Pemprov Sulut Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Program Pembelajaran Usia Emas

SULUT, sulutexpres.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus memperkuat fondasi ketahanan keluarga melalui berbagai program pembangunan sosial.

Salah satunya adalah Sekolah Lansia Tangguh, sebuah inisiatif yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup para warga lanjut usia. Program ini juga dipandang sebagai bagian penting dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Gubernur Sulawesi Utara menegaskan bahwa memperhatikan kebutuhan para lansia adalah bagian dari membangun masyarakat yang berdaya dan sejahterah.

“Ketahanan keluarga adalah dasar dari pembangunan kesejahteraan. Pemerintah hadir untuk memastikan seluruh anggota keluarga, termasuk para lansia, mendapatkan pendampingan yang layak,” ujarnya.

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulut, Jeanny Yola Winokan, menjelaskan bahwa Sekolah Lansia Tangguh dirancang sebagai ruang belajar yang ramah usia. Program ini berfokus pada peningkatan kesehatan, pengetahuan, dan kebugaran mental para peserta.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi mengenai tujuh dimensi lansia tangguh, yang disusun berdasarkan delapan fungsi keluarga.

Proses pembelajaran berlangsung selama 12 pertemuan atau sekitar enam bulan, sehingga para lansia memiliki cukup waktu untuk memahami materi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Sekolah lansia ini melibatkan berbagai mitra sebagai pengajar maupun narasumber. Materi yang diberikan pun disesuaikan dengan kebutuhan peserta—terutama terkait kesehatan dan cara mengatasi berbagai gejala yang sering muncul pada usia lanjut,” jelas Winokan.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini terbukti bermanfaat dalam mencegah penurunan daya ingat. Melalui aktivitas belajar, interaksi sosial, dan suasana yang menyenangkan, para lansia diajak untuk tetap aktif dan gembira.

Program ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara BKKBN, Kemenduk Bangga, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait, yang terus bekerja sama memperluas layanan dan pendampingan bagi kelompok usia lanjut. Winokan menegaskan bahwa dukungan pemerintah dan sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *