MANADO, sulutexpres.com — Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara Tahun 2025 resmi berakhir. Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, di Stadion Klabat Manado, Senin (24/11/25), menandai berakhirnya kompetisi 11 hari yang penuh antusiasme dan persaingan sehat.
Dalam suasana malam yang penuh gegap gempita, Gubernur Yulius menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Dari atlet, pelatih, official, hingga pemerintah kabupaten/kota, semua disebutnya memiliki kontribusi besar sehingga Porprov tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan tanpa insiden cedera serius.
“Terima kasih dan selamat untuk kita semua. Porprov XII telah terlaksana dengan baik, penuh sportivitas, dan mencerminkan semangat kompetisi yang sehat,” ucap Gubernur Yulius membuka sambutannya.
Apresiasi dan Evaluasi: Banyak Potensi, Banyak Talenta Baru
Gubernur Yulius menggarisbawahi bahwa Porprov bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah menemukan bakat-bakat olahraga baru. Ia menyebut banyak atlet menunjukkan performa mengesankan dan layak diproyeksikan lebih jauh.
“Saya melihat banyak potensi besar. Para atlet memperjuangkan nama daerah mereka dengan sepenuh hati,” katanya.
Momentum Porprov XII, lanjutnya, harus menjadi bahan evaluasi bagi seluruh cabang olahraga di Sulut agar pembinaan menjadi lebih terarah dan intensif.
Dalam sambutan yang bernada optimistis, Gubernur Yulius menegaskan komitmen kuat pemerintah provinsi untuk memperkuat pembinaan atlet menuju PON 2028.
“Kita harus menyiapkan diri. Target kita masuk 10 besar. Pemerintah akan memberikan fasilitasi penuh untuk melahirkan juara-juara baru,” tegasnya.
Dia pun meminta KONI Sulut dan para pengurus cabang olahraga melakukan seleksi lebih ketat, menghadirkan pelatih berkualitas, bahkan membuka peluang mendatangkan pelatih dari luar daerah.
Menariknya, Gubernur Yulius juga mengumumkan kabar gembira bagi dunia olahraga Sulut: Manado ditunjuk sebagai tuan rumah Beladiri Nasional pada Juni 2026, disusul beberapa kejuaraan nasional lain seperti tarung derajat dan panahan.
“Kita tidak menunggu Porprov berikutnya. Kita harus terus bergerak, terus berkompetisi sepanjang tahun,” ujarnya disambut tepuk tangan ribuan pendukung.
Sebelumnya, Ketua Pelaksana Porprov XII sekaligus Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, melaporkan bahwa Porprov kali ini mempertandingkan:
• 34 cabang olahraga
• 405 nomor pertandingan dijadwalkan
• 402 nomor terlaksana (3 dibatalkan karena minim peserta)
• 497 atlet dan 1.224 official
Sualang juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pemerintah daerah dan KONI Sulut yang telah bersinergi sehingga Porprov berjalan sukses.
“Semua atlet telah menunjukkan kemampuan terbaik. Ada yang meraih medali dan ada yang belum, tetapi semuanya adalah kebanggaan Sulawesi Utara,” ujarnya.
Porprov XIII Digelar di Minahasa dan Tomohon
Dalam agenda penutupan itu juga diumumkan bahwa Porprov XIII pada tahun berikutnya akan diselenggarakan di Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon sebagai tuan rumah bersama.
Atmosfer Stadion Klabat malam itu menjadi saksi kemeriahan penutupan. Suporter dari berbagai daerah memenuhi tribun, ditambah kehadiran pejabat tinggi daerah seperti:
• Ketua TP-PKK Sulut
• Wakil Gubernur Sulut
• Wali Kota Manado dan Ketua TP-PKK
• Wakapolda Sulut
• Danrem 131/Santiago
• Ketua Umum KONI Sulut
• Para Bupati/Wali Kota se-Sulut
• Panwasra Porprov 2025
• Para atlet dan pengurus Cabor
Penutupan Porprov XII tidak hanya menutup rangkaian kompetisi, tetapi juga membuka babak baru perjalanan olahraga Sulawesi Utara menuju panggung nasional.
Dengan energi positif dan tekad kuat, Porprov XII meninggalkan pesan bahwa Sulut siap melangkah lebih jauh, lebih cepat, dan lebih berprestasi di masa mendatang.
(Roso)






