DFSK E5 Plus Siap Mengaspal: Pengiriman Perdana September, Konsumen Diajak Lihat Langsung Produksi PHEV di Cikande

DFSK E5 Plus Siap Mengaspal: Pengiriman Perdana September, Konsumen Diajak Lihat Langsung Produksi PHEV di Cikande
DFSK E5 Plus Siap Mengaspal: Pengiriman Perdana September, Konsumen Diajak Lihat Langsung Produksi PHEV di Cikande

Sulutexpres.com – 08 Agustus 2026 | JAKARTA – PT Sokonindo Automobile (DFSK) telah menyiapkan strategi matang untuk peluncuran dan distribusi DFSK E5 Plus di Indonesia. Kabar gembira bagi para pemesan, pengiriman perdana DFSK E5 Plus dimulai September, dan sebagai bagian dari pengalaman eksklusif, konsumen pertama akan diajak mengunjungi pabrik DFSK di Cikande, Banten. Langkah ini menunjukkan komitmen DFSK untuk transparansi dan memberikan apresiasi kepada para pembeli awal.

Head of Sales PT Sokonindo Automobile, Doni Putra Okten, menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan pabrik ini direncanakan berlangsung pada periode September hingga Oktober 2026, bertepatan dengan dimulainya distribusi batch pertama DFSK E5 Plus. “Untuk first batch konsumen nanti akan kami undang ke pabrik. Mereka bisa melihat langsung proses produksi, merasakan atmosfer pabrik, sekaligus melihat fasilitas manufaktur kami di Modern Cikande,” ujar Doni saat ditemui di GIIAS 2026.

Lebih lanjut, Doni menambahkan bahwa kegiatan ini juga akan melibatkan awak media untuk memberikan sorotan lebih luas terhadap proses perakitan kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) terbaru dari DFSK ini. Pabrik DFSK di Cikande sendiri telah beroperasi sejak tahun 2017 dan merupakan salah satu fasilitas manufaktur otomotif Tiongkok pertama yang didirikan di Indonesia, mengadopsi konsep Industri 4.0.

Kunjungan pabrik ini merupakan bagian integral dari rangkaian peluncuran DFSK E5 Plus yang komprehensif. Sebelumnya, DFSK telah membuka masa pre-booking di Mall Kelapa Gading, menggelar peluncuran untuk media di SCBD, dan mengumumkan harga resmi pada ajang GIIAS 2026. Setelah pameran otomotif terbesar di Indonesia ini usai, DFSK akan melanjutkan strategi pemasarannya dengan menggelar peluncuran regional di beberapa kota besar, sesi test drive untuk media, dan puncaknya adalah penyerahan unit kepada konsumen.

“Setelah GIIAS selesai, kami akan melakukan regional launching di beberapa kota, kemudian media test drive, baru setelah itu pengiriman first batch di pabrik. Jadi seluruh rangkaiannya saling berkesinambungan,” ungkap Doni, menegaskan alur peluncuran yang terencana.

DFSK E5 Plus sendiri dilaporkan mendapat sambutan yang sangat positif sejak masa pre-booking, dengan mencatat sekitar 1.200 pemesanan. Perusahaan kini tengah berfokus untuk mengonversi pemesanan tersebut menjadi Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hingga tahap pengiriman unit. Selama GIIAS 2026, DFSK menawarkan harga perkenalan yang menarik, yakni Rp479 juta, disertai berbagai keuntungan tambahan bagi konsumen yang melakukan konversi pemesanan. Diperkirakan, harga akan kembali ke normal setelah periode pameran berakhir.

Kehadiran DFSK E5 Plus di pasar Indonesia menandai upaya serius DFSK untuk menggarap segmen mobil penumpang (passenger car), sebuah segmen yang sebelumnya kurang dominan dibandingkan kendaraan komersial yang lebih melekat pada citra merek DFSK melalui model seperti Super Cab dan Gelora series. CEO PT Sokonindo Automobile, Alexander Barus, mengungkapkan bahwa DFSK sebenarnya mengawali kiprahnya di Indonesia melalui segmen mobil penumpang dengan model seperti Glory 580 dan Glory 560.

Alexander menjelaskan bahwa peta persaingan di segmen mobil penumpang dalam dua tahun terakhir tergolong sangat ketat dengan pertumbuhan yang cenderung stagnan. Kondisi ini mendorong DFSK untuk mengalihkan fokus strategi ke segmen komersial. “Dua tahun terakhir ini kita melihat passenger cars itu pemainnya banyak dan pasarnya tidak bertumbuh, sehingga diputuskan masuk ke komersial atau niaga,” kata Alexander.

Namun, dengan peluncuran DFSK E5 Plus, DFSK menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat lini mobil penumpang di Tanah Air. Strategi khusus diterapkan untuk meyakinkan calon konsumen, terutama mereka yang baru pertama kali membeli mobil (first buyer). Alexander Barus mengidentifikasi tiga hal utama yang sangat diperhatikan oleh pembeli mobil pertama: harga pembelian awal, harga jual kembali, dan biaya perawatan. DFSK E5 Plus dirancang dengan skema penawaran yang kompetitif untuk menjawab kekhawatiran tersebut.

DFSK E5 Plus sendiri merupakan bagian dari strategi ekspansi global DFSK sebagai merek mobil energi baru (NEV) di bawah naungan SERES Group. Peluncuran versi setir kanan di GIIAS 2026 menjadikannya pasar setir kanan pertama bagi model ini setelah debut globalnya di Hong Kong. Mobil ini dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan keluarga modern di Asia Tenggara, memadukan efisiensi sistem elektrifikasi, kabin lega, dan teknologi pintar. Dengan SERES Super Hybrid System dan baterai 25,3 kWh, E5 Plus mampu menempuh 140 km dalam mode listrik murni (NEDC) dan jarak tempuh gabungan hingga 1.400 km.

Untuk pasar Indonesia, E5 Plus hadir dengan konfigurasi enam tempat duduk dengan captain seat independen di baris kedua, suspensi adaptif FSD, dan kokpit pintar yang mendukung lima bahasa tambahan, termasuk Bahasa Indonesia. Fitur keselamatan canggih seperti Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Centering Control (LCC), dan Lane Departure Warning (LDW) juga menjadi perlengkapan standar, didukung oleh berbagai sensor dan kamera untuk visibilitas optimal. Pengalaman positif di pasar Afrika Utara dan Amerika Selatan menjadi modal berharga bagi DFSK E5 Plus di Indonesia. Dengan segala keunggulannya dan strategi yang matang, pengiriman perdana DFSK E5 Plus dimulai September ini diharapkan dapat memperkuat posisi DFSK di pasar otomotif nasional, sekaligus memberikan pilihan menarik bagi konsumen yang mencari kendaraan PHEV modern.

Rangkaian kegiatan yang dimulai dari pre-booking, peluncuran media, pameran GIIAS 2026, hingga regional launching dan test drive, semuanya dirancang untuk membangun kesadaran dan kepercayaan konsumen terhadap produk baru ini. Keterlibatan konsumen pertama dalam melihat langsung proses produksi di pabrik Cikande menjadi bukti keseriusan DFSK dalam melayani pelanggannya. Harapan besar disematkan pada model ini untuk mendongkrak penjualan mobil penumpang DFSK, sekaligus menandai babak baru dalam elektrifikasi di industri otomotif Indonesia. Dengan antusiasme yang ditunjukkan melalui 1.200 pemesanan, pengiriman perdana DFSK E5 Plus dimulai September ini menjadi momen krusial yang ditunggu-tunggu.

Related Post

Terbaru