TOMOHON,sulutexpres.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota Tomohon Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar (CS–SR) atas penyelenggaraan **Expo Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan V Kota Tomohon**. Kegiatan yang menampilkan berbagai inovasi perangkat daerah ini dinilai sebagai langkah maju dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh **Plt Kepala BPSDM Daerah Sulut, Audy Pangemanan**, saat menghadiri expo yang digelar di GOR Babe Palar, Rabu (3/12/2025).
Pangemanan menilai expo ini bukan hanya agenda formal pelatihan, tetapi menjadi wadah nyata untuk memamerkan hasil perubahan kinerja organisasi. Menurutnya, kehadiran 30 inovasi yang dihasilkan peserta pelatihan mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Tomohon dalam mempercepat transformasi layanan publik.
> “Ini adalah bentuk inovasi yang berdampak langsung pada penguatan organisasi. Expo seperti ini menjadi standar baru pelaksanaan inovasi perubahan, bahkan bisa menjadi contoh bagi kabupaten/kota lain di Indonesia,” ujar Pangemanan.
Ia menekankan bahwa jika 30 inovasi tersebut diterapkan secara masif, Tomohon berpotensi menjadi daerah terdepan dalam peningkatan kualitas SDM dan pelayanan publik.
Pangemanan juga menyampaikan bahwa apresiasi Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay sangat jelas, sebab langkah yang dilakukan Pemkot Tomohon sejalan dengan visi-misi Pemprov Sulut.
> “Bapak Gubernur YSK dan Bapak Wagub VM memiliki visi yang sangat kuat untuk peningkatan kualitas SDM. Tahun 2026, peningkatan SDM menjadi prioritas utama, dan Tomohon menunjukkan keselarasan serta komitmen yang luar biasa,” ungkapnya.
Ia menambahkan, terobosan yang dilakukan pemerintahan Caroll Senduk – Sendy Rumajar berkontribusi langsung terhadap penguatan kapasitas aparatur serta menjadi contoh penerapan inovasi berbasis pelatihan kepemimpinan di tingkat daerah.
Dengan langkah progresif ini, Kota Tomohon dinilai semakin siap menjadi pionir dalam transformasi pelayanan publik di Sulawesi Utara dan menjadi rujukan bagi daerah lain dalam pengembangan SDM aparatur.






