Enam Daerah Irigasi Pemprov Sulut Akan Direhab, Implementasi Inpres 2025 Tahap II dan III

SULUT, SulutExpres.com – Sulawesi Utara mendapatkan paket Instruksi Presiden (Inpres) peningkatan jaringan Irigasi berkat usulan Pemerintah Provinsi dan sinergi yang kuat antara Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling SE dengan Pemerintah Pusat.

Proyek ini merupakan bagian dari Inpres Nomor 2 Tahun 2025 yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta pemeliharaan jaringan irigasi guna mendukung swasembada pangan.

Ada dua jalur utama yang dapat digunakan oleh Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Daerah Prov. Sulawesi Utara untuk mengusulkan perbaikan jaringan irigasi, termasuk usulan yang berasal dari masyarakat, agar dapat dibiayai melalui Instruksi Presiden (Inpres).

Adapun rehabilitasi jaringan irigasi primer dan sekunder adalah upaya untuk memperbaiki dan mengembalikan fungsi saluran irigasi yang sudah rusak agar distribusi air ke lahan pertanian menjadi lancar dan merata.

“Untuk Tahap II ini ada dua Daerah Irigasi (D.I) aset milik Pemprov Sulut yaitu D.I. Buyat dan D.I. Moayat Pawak akan mendapatkan paket pekerjaaan perbaikan jaringan irigasi primer dan sekunder melalui Inpres No 2 Tahun 2025,” ungkap Kepala Dinas PUPR Daerah Prov. Sulawesi Utara Ir. Deicy Paath ST, M.Si melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air Ir. Reinhard R. Wariki, ST,

Selain itu, berdasarkan informasi untuk Tahap III ada 4 Daerah Irigasi (D.I.) telah lolos verifikasi oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I Manado, langkah selanjutnya adalah proses menuju lelang atau tender proyek pekerjaan konstruksi.

“Empat Daerah Irigasi itu antara lain adalah Daerah Irigasi Ayong, Daerah Irigasi Lolak, Daerah Irigasi Posiongolon, dan Daerah Irigasi Ranoyapo, untuk nilai kontrak belum diketahui jumlahnya,” terang Reinhard.

Berkat upaya dan negosiasi yang dilakukan oleh Gubernur dengan pemerintah pusat, ada kemungkinan besar Sulawesi Utara akan mendapatkan tambahan dana. Dana ini akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek irigasi. Proyek ini dijadwalkan untuk dilaksanakan dalam Tahap IV, yang menandakan kelanjutan dari proyek-proyek sebelumnya.

(Egen)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *