Jembatan Gantung Goyo Telah Diresmikan, Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio Ingatkan Ketentuan Penggunaan Jembatan

SULUT, SulutExpres.com – Pembangunan Jembatan Gantung Goyo yang menghubungkan Desa Ollot dan Desa Goyo Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) telah diresmikan, Jumat (08/03/2024).

Acara ini dihadiri langsung Kepala BPJN Sulawesi Utara Hendro Satrio M.K, ST, MT dan Penjabat Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Adapun telah dilakukan tandatangan prasasti dan gunting pita sebagai tanda jembatan gantung Goyo sudah bisa digunakan.

Sebelum acara peresmian, jembatan gantung ini sudah dilintasi oleh masyarakat pejalan kaki, pengguna kendaraan roda dua, kendaraan roda tiga, dan sebagainya.

Dalam acara peresmian itu, Kepala BPJN Sulawesi Utara Hendro Satrio M.K, ST, MT mengingatkan terkait adanya ketentuan penggunaan jembatan gantung Goyo.

“Antara lain masyarakat tidak boleh beramai-ramai di satu waktu berada di atas jembatan dimana daya tampung beban jembatan maksimal 40 orang. Kalau ada anak kecil harus didampingi orang dewasa. Tidak boleh dilalui oleh kendaraan roda empat kecuali mobil ambulance. Jangan bercanda di atas jembatan, dan sebagainya,” jelas Hendro, di kantornya, Rabu (13/03/2024).

Dalam acara itu, BPJN Sulut menyampaikan surat proses hibah Jembatan Gantung Goyo dan sudah menyerahkan ke Pemkab Bolmut untuk Pemkab bisa menjaga dan mengelolanya.

“Kita (BPJN Sulut) masih bertanggung jawab untuk menuntaskan masa pemeliharaan selama 1 tahun. Tapi kita mengimbau masyarakat untuk menjaga jembatan gantung Goyo ini, jangan sampai ada tangan jahil yang merusak jembatan tersebut,” imbuhnya.

 

(Egen)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *