Arus Mudik dan Balik Lebaran 2023, Satker PJN Wilayah II Prov. Sulut Ikuti Arahan Dirjen Bina Marga dan Selesaikan Semua Catatan Tim Satgas Kementerian PUPR

SULUT, SulutExpres.com – Perihal arus mudik dan arus balik Lebaran Tahun 2023, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Utara (BPJN Sulut), Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah II Prov. Sulut, otomatis mengikuti arahan dari Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Hal ini dibenarkan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara Hendro Satrio M.K, ST, MT melalui Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah II Prov. Sulut Indra Gunawan, ST, M.Eng, di kantornya, Senin (17/04/2023).

“Walaupun mungkin mengikuti kondisi lapangan misalnya jalur itu tidak terlalu padat untuk lalu lintas arus mudik, arus balik, dan masih bisa dimaksimalkan pekerjaan, mungkin pekerjaan masih dilanjutkan. Tapi kalau itu memang untuk jalur mudik, kita ikuti arahan beliau terkait dengan H-10 dan H+10 Lebaran. Jadi kita harus berhenti melakukan pekerjaan yang efektif. Tapi kalau pekerjaan rutin itu tetap kita lanjutkan,” jelas Kasatker.

Sehubungan dengan kunjungan Tim Satgas dari Kementerian PUPR di Sulawesi Utara beberapa waktu lalu, ungkap dia, Tim Satgas Kementerian PUPR telah memberikan beberapa catatan yang harus diselesaikan oleh Satker PJN Wilayah II Prov. Sulut.

“Terkait dengan itu, Satker PJN Wilayah II Prov. Sulut sudah melaksanakan dan menyelesaikan semua catatan, rekomendasi, sesuai dengan arahan dari Tim Satgas Kementerian PUPR,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia menerangkan, untuk posko-posko arus mudik Lebaran Tahun 2023 itu telah disiapkan di seluruh PPK yang ada di Satuan Kerja PJN Wilayah II Prov. Sulut.

“Untuk posko-posko siaga bencana itu dari dulu sudah kita siapkan. Alat-alat berat kita itu setiap hari sudah standby disana.Dari Satker PJN Wilayah II Prov. Sulut itu ada yang di Kotamobagu, Tutuyan, dan Boroko. Tapi kemarin karena ada yang rawan bencana di Kaiya, Maelang, maka kita siagakan posko di Inobonto,” bebernya sembari menambahkan bahwa Itu di luar dari alat-alat penyedia jasa yang otomatis ada di lapangan.

Kasatker pun mengimbau kepada para pemudik untuk tetap menjaga kondisi. Dan seandainya kalau terjadi cuaca ekstrem agar lebih berhati-hati, karena keselamatan itu yang utama.

(Egen)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *