Tingkatkan Nilai Investasi, DPMPTSP Minut Segera Lakukan Bimtek Penginputan LKPM Bagi Pelaku Usaha

MINUT, SulutExpres.com – Dalam melaksanakan program visi misi Bupati Joune J.E. Ganda, S.E.,MAP., M.M, M.Si dan Wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulung, S.H., M.H (JG-KWL), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) terus berupaya menjaga dan meningkatkan investasi yang ada di Minahasa Utara.

Sesuai program, DPMPTSP akan melaksanakan pembinaan bagi pelaku usaha sekaligus Bimbingan Teknis (Bimtek) penginputan LKPM bagi pelaku usaha yang segera digelar dalam waktu dekat ini. Sebagaimana dimaksud bahwa Bimtek ini dilakukan untuk meningkatkan nilai investasi.

Hal ini dibenarkan Jack Y.R. Paruntu SE. saat dikonfirmasi media, di kantornya, Jumat (31/03/2023).

“Dengan adanya bimtek tersebut pelaku usaha tidak harus menunggu dan juga sekaligus kita lakukan pendampingan. Setelah ada pembinaan, langsung dilakukan penginputan disitu sehingga akan akurat. Karena kita ada target, sekalipun sekarang target dari BKPM itu belum disampaikan. Namun kita berusaha akan capai target dan kita selalu optimis. Karena pimpinan selalu memberikan dorongan dan motivasi. Pun di kepemimpinan JGKWL, dari segi investasi bapak Bupati intens mencari investor semakin banyak untuk daerah,” katanya.

Pulisan Bay Likupang

Sambil, lanjut dia, DPM-PTSP Minut tetap menjaga investor yang sudah ada ini. Supaya iklim investasi bagus dan tetap terjaga. Dengan begitu memperluas usahanya (intensifikasi).

“Selain investor baru yang datang yang sudah ada ini juga dipertahankan, diperluas, untuk lebih maju dan sukses, dengan begitu akan ada penambahan investasi, sehingga kita sangat optimis.” sebutnya.

Apalagi, perkembangan investasi pariwisata Minahasa Utara luar biasa di Tahun 2021 Tahun 2022. Dan memasuki Tahun 2023 ini pasti akan kelihatan. Selain itu ada infrastruktur yang berjalan terus, DPSP akan meluas sampai di Kepulauan, dimana target pariwisata ini sampai ke Pulau Bangka.

Dirinya membenarkan, selain peran Pemerintah Kabupaten Minut, ada juga Pemerintah Provinsi yang selalu memperhatikan, karena JGKWL selalu berkoordinasi dengan Pemprov Sulut. Pencapaian target investasi Minahasa Utara adalah capaian target investasi Pemprov Sulut.

“Dibuktikan dengan 30 persen lebih capaian Investasi Sulut baik Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang ada di Minahasa Utara. Artinya pelaku usaha besar juga terbanyak di Minahasa Utara. Kontribusi pencapaian target investasi Provinsi Sulut 30 persen lebih itu berasal dari Kabupaten Minahasa Utara dan itu terbesar dibandingkan dengan daerah Kabupaten Kota lain. Makanya Pemprov Sulut ada kepentingan untuk menjaga itu di Minut. Karena Provinsi juga memiliki target dan mereka selalu mendampingi melakukan pembinaan untuk Kabupaten Kota terutama di Minahasa Utara,” ucapnya.

Jack pula membenarkan, sesuai instruksi Bupati, Dinasnya harus gerak cepat, jangan hanya menunggu, dan harus proaktif.

“Untuk itu dalam bimtek kita undang pelaku usaha, kita pandu mereka, pendampingan langsung. Jadi bukan hanya pelaku usaha menengah besar tapi juga UMKM. Cuman untuk tahap awal ini, karena kita melihat dari segi nilai besar, maka kita dampingi dulu pelaku usaha menengah besar. Untuk UMKM akan dilakukan, nanti kita akan turun sampai Kecamatan dan Desa,” ujarnya.

Diketahui pertumbuhan ekonomi Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2022 5,5 persen diatas pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara Tahun 2022 5,42 persen dan pertumbuhan ekonomi Nasional Tahun 2022 5,31 persen.

Adapun Tren Realisasi Sektor Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2022 itu menunjukan kenaikkan dibandingkan Tahun 2021.

Pada sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran, untuk Tahun 2021 itu Rp37.458,80 Miliar naik menjadi Rp581.401,90 Miliar di Tahun 2022. Kemudian untuk sektor Hotel dan Restoran, Tahun 2021 itu Rp1.358,06 Miliar di Tahun 2022 itu naik menjadi Rp473.036,00 Miliar. Kemudian juga ada kenaikkan di sektor perikanan, perdagangan, transportasi, industri lainnya, industri makanan, dan lain sebagainya. Total keseluruhannya di Tahun 2021 itu Rp1.925.741,95 naik menjadi Rp2.436.611,70 di Tahun 2022.

(Egen)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *