Terkait Izin Produk UMKM, Dinas Perdagangan Minut Minta Fasilitasi BPOM

MINUT, SulutExpres.com – Bupati Kabupaten Minahasa Utara Joune Ganda telah menginstruksikan Dinas Perdagangan untuk memfasilitasi bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) terkait izin produk-produk UMKM.

Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa Utara, Noldy Kilapong, saat ditemui media ini di kantornya, belum lama.

“Nanti Badan POM akan melakukan kegiatan bersama UMKM yang ada di Minahasa Utara untuk persyaratan mendapatkan lisensi dari Badan POM,” terang Kilapong.

“Jadi Dinas Perdagangan fokus kepada UMKM dalam memasarkan, kita juga ada penjajakan di pasar ritel pusat jajanan kuliner cinderamata (PJKC) di zero point, rencananya mereka (UMKM) pajangkan produk disitu,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Manado Dra. Hariani Apt membenarkan pihaknya akan memfasilitasi UMKM untuk meregistrasi atau mendapatkan izin edar produk.

“Sehingga kita dampingi mereka. Nantinya juga keamanan dan mutu dari produknya terjamin. Terus ada nilai plus dan dapat meningkatkan daya saing produk,” pungkasnya saat dikonfirmasi media ini via telepon WhatsApp.

Ditambahkannya, UMKM yang potensial bisa mendapatkan registrasi dari Badan POM dan diberi bimbingan teknis. Pun dibantu registrasi untuk mendaftarkan produknya dengan izin Badan POM.

“Jadi dilatih dahulu cara bahan olahan yang baik seperti apa, terus pemilihan bahan baku bagaimana, terus nanti kalau produknya sudah jadi lebelnya seperti apa, mengemasnya bagaimana. Jadi mereka kita bimbing seperti itu,” ujarnya.

Dia melanjutkan, untuk UMKM Kabupaten Minahasa Utara pihaknya lagi menjajaki sehingga nanti ada kerja sama.

“Nanti kita akan jadwalkan untuk lakukan bimtek dan pendampingan guna meningkatkan daya saing produk,” katanya.

“Apalagi beberapa waktu lalu, kita sudah berkomunikasi dengan Dinas Perdagangan Minut, ternyata di sana ada di wadahi oleh BUMN Telkomsel,” sambungnya.

Diungkapkannya pula, ternyata banyak UMKM yang potensial di Minahasa Utara, karena Minut akan menjadi destinasi wisata di Likupang.

“Jadi sebaiknya produk-produk yang akan ditawarkan ke turis-turis yang datang itu sudah teregistrasi,” harapnya.

(Egen)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.