2022, Disperkim Minut Pasang Lampu PJU, Beri Bantuan Stimulan RTLH, dan Rehabilitasi Rumah Korban Bencana

MINUT, SulutExpres.com – Visi misi Bupati Joune JE Ganda dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung (JGKWL), untuk Minahasa Utara terang sepertinya bakal terwujud.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dibawah kepemimpinan JGKWL melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim), akan memberikan bantuan stimulan rumah tidak layak huni (RTLH) dan rehabilitasi rumah korban bencana.

Kegiatan-kegiatan tersebut sementara akan dilaksanakan Disperkim Minut di tahun 2022, untuk merealisasikan program unggulan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung dalam mensejahterakan masyarakat Minahasa Utara.

Kepala Dinas (Kadis) Perkim Kabupaten Minut, Donald Tintingon mengungkap, Bupati sangat mensupport memberikan anggaran demi mewujudkan Minahasa Utara terang. Adapun untuk bantuan RTLH murni dana APBD bukan Dana Alokasi Khusus (DAK) atau APBN.

“Untuk pemasangan lampu PJU ada anggaran sekira Rp2,4 miliar, kita akan pasang di jalan utama dari Maumbi sampai tugu adipura dan Airmadidi. Pun di SMK Yadika Kecamatan Talawaan putar sampai AURI (akses masuk dari Manado), juga jalan Soekarno, jalan SBY. Untuk yang lokasi di jalan Soekarno itu tender,” kata Tintingon, Selasa (12/4/2022), sembari menambahkan pihaknya akan perbaiki lampu-lampu jalan ini.

Selain itu, dijelaskannya, sebanyak 33 unit rumah akan menerima bantuan stimulan untuk rumah tidak layak huni dan rehabilitasi rumah korban bencana.

“Untuk bantuan rumah tidak layak huni, satu unit itu dapat Rp20 juta meliputi Rp17,5 juta dalam bentuk bahan dan Rp2,5 juta dalam bentuk upah kerja, tahap pertama itu ada di dua Kecamatan yaitu Kema dan Kauditan,” terangnya kepada media ini diruang kerjanya.

“Ini swakelola dana stimulan artinya dana ditransfer langsung ke masyarakat penerima bantuan. Kita akan ada perjanjian kerja sama (PKS) dengan toko yang menyiapkan kebutuhan mereka, seperti bahan bangunan sebesar Rp17,5 juta, jadi yang kita akan serahkan itu tunai seperti upah kerja Rp2,5 juta,” sambungnya.

Dijelaskannya, Dinasnya akan memperbaiki 13 rumah korban bencana di Pulau Gangga Kecamatan Likupang Barat juga memberikan bantuan stimulan yang sama yaitu Rp20 juta per unit.

“Jadi kita sementara lakukan survey, tentunya harus memenuhi kelengkapan persyaratan,” ujarnya.

(Egen)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.