Di Kesempatan Road Show, Rio Dondokambey Beri Semangat Untuk 30 Grand Finalis Remaja Teladan

  • Whatsapp

SULUT, sulutexpres.com – Road show 30 Grand Finalis Remaja Teladan (Retel) Sinode GMIM mengikuti tahapan Road Show, Minggu (10/10).

Road show ini merupakan satu tahapan sebelum memasuki agenda talent show. Di mana, para finalis Retel mengunjungi sejumlah titik.

Adapun tiga titik lokasi yang dikunjungi, masing-masing: Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sulut, Panti Sosial Tuna Netra Bartemeus Malalayang, serta di Makatete Hills Warembungan.

Namun, sebelum melaksanakan road show, para finalis mengawali kegiatan dengan beribadah di GMIM Bethesda Ranotana.

Ibadah dipimpin Pdt. Francis Najoan-Tiwa, M.Th. Dia mengangkat tema khotba: “Memilih orang yang diteladani” (1 Timotius 3:1-13).

“Harus menjadi kebanggaan orang tua dan jemaat. Sebagai remaja teladan, harus memegang firman supaya tidak menjadi batu sandungan. Bertumbuh dan berbuat bagi kristus,” ungkapnya.

Seorang remaja teladan, kata dia, jangan hanya tampil baik di depan juri tapi berbanding terbailk dengan orang tua

“Remaja teladan, tapi hanya tampil baik di depan juri. Sementara di rumah suka marah marah orang tua. Jadilah teladan dan berkah. Kalian generasi penerus gereja untuk masa depan. Jadilah pribadi yang biasa tetapi luar biasa di mata Tuhan,” pintanya.

Pendeta juga punya pesan khusus bagi para pendamping remaja. “Pesan kami, jangan hanya menjadikan mereka terampil. Tapi terisi juga dalam keluarga, karena dengan itu mereka menjadi berkah di dalam Tuhan,” tuturnya.

Seusai ibadah, kunjungan pertama para retel diterima Kepala BNPB Sulut Joy Oroh di kantornya.

Lokasi berikutnya, para finalis retel mennyambangi Panti Sosial Bartemeus, milik Yayasan GMIM AZR Wenas Bidang Pendidikan dan Persekolahan.

Di sana, mereka membaur dengan para penghuni berkebutuhan khusus.

Diketahui, meski sebagian besar para penghuni penyandang tuna netra, namun banyak prestasi yang sudah diukir. Ada yang menjadi juara talent show dan juga mengakhiri pendidikan di bangku kuliah dengan gelar sarjana.

Mereka saling berinteraksi. Bercengkrama canda, tawa hingga berdoa bersama mewarnainsesi ini. Tak hanya berinteraksi, finalis retel dipimpin Ketua Panitia Rio Dondokambey menyalurkan bantuan.

Road show pun berlanjut di Makatete Hills Warembungan. Pada kesempatan itu, panitia pelaksana menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata Sulut Henry Kaitjily.

Mereka diberikan wejangan dalam rangka mempromosikan destinasi pariwisata Sulawesi Utara.

Bagaimana peran remaja dalam terhadap pariwisata Sulut, yang mempunyai kaitan dengan pemberdayaan ekonomi.

Ketua Umum Panitia Remaja Teladan Rio Dondokambey mengatakan, road show merupakan rangkaian pemilihan remaja teladan tahun 2021.

“Kita baru saja melaksanakan roadshow. Para finalis akan mengikuti agenda Talent Show tanggal 16 Oktober serta malam final tanggal 20. Sebelum roadshow, para finalis telah mengikuti karantina selama tiga hari,” kata Rio, Minggu (10/10).

Ada dua hal yang ditekankan Rio. Yakni, terkait kunjungan ke SLB dan materi tentang pariwisata di Makatete Hills.

Rio menyebut, pihaknya menekankan adanya interaksi antara finalis remaja teladan dengan para penghuni SLB, yang di antaranya penyandang tuna netra.

“Mereka dihadapkan untuk senantiasa mengucap syukur.
Ketika melihat adik-adik di sini keterbatasan fisik, namun mereka punya prestasi,” ungkapnya.

“Jadi ada motivasi untuk tidak menyerah. Tidak terbuai dengan kelemahan maupun segala keterbatasan kita,” tuturnya.

Motivasi, kata Rio, melihat dari berkebutuhan khusus, tapi memiliki talenta, makin bersemangat lagi dalam hidup melayani Tuhan.

“Mereka tidak ada beda. Semua sama. Ada cita-cita yang ingin dicapai. Mereka punya mimpi tapi mereka punya keterbatasan finansial dan fisik, tapi ada yang sudah berhasil,” kata dia.

“Semoga memberi semangat menjalani hidup, serta menggapai cita-cita. Bahwa apa yang kita inginkan itu semua dari kita. Dimulai dari kita dan mau berusaha. Tapi yang menentukan masa depan kita adalah Tuhan,” ketusnya.

Hal lain yang ditekankan Rio, ialah terkait dengan pariwisata. “Mereka diberikan materi tentang pariwisata. Bagaimana peran remaja terhadap destinasi pariwisata Sulut, serta caara mempromosikannya,” tuturnya.

Menurutnya, kalangan remaja sekarang, harus terlibat membangun destinasi. Sehingga ada rasa memiliki.

“Produk lokal, bisa UMKM dan kelompok masyarakat (koperasi), merupakan bagian dari kelengkapan pariwisata. Dengan mempromosikan pariwisata, kita bisa menggali potensi daerah kita, serta mampu memberdayakan ekonomi kerakyatan,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan Roadshow, Ketua Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM Michaela Elsiana Paruntu, serta sejumlah panitia pemilihan remaja teladan Sinode GMIM 2021.

(Roso/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *