Rembug Paripurna KTNA Minsel Versi Jeferson Disinyalir “Abal-Abal”

  • Whatsapp

Minsel,sulutexpres.com–Pelaksanaan Rembug Paripurna versi Jeferson yang digelar hari ini Kamis (20-05-2020) di salah satu rumah makan di Amurang, untuk memilih Ketua Komite Tani Nelayan Andalan Kabupaten Minahasa Selatan (KTNA Minsel) disinyalir berbagai pihak “abal-abal”.

Alasannya kenapa, menurut Sekertaris KTNA Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) Justes Lindo kegiatan itu melanggar etik AD ART dalam mekanisme Rembug paripurna disetiap wilayah kabupaten.

“Yang mereka lakukan hari ini bukanlah Rembug Paripurna, kegiatan itu bisa dikatakan hanya kumpul-kumpul saja sesama mereka yang berambisi, kegiatan tersebut improsedural, kegiatan itu cacat hukum. Harusnya pihak Propinsi diundang dan dilibatkan dalam proses awal sampai akhir hari pelantikan, ” Ujar Lindo.

Tidak hadirnya 12 pemilik hak suara, dari total 18 hak suara, lanjut Justes Lindo, menjadi tolak ukur kapasitas dan legalitas suatu kegiatan tersebut.

“Itu tidak korum, karena tidak melibatkan pemilik hak suara sah. Oleh karena itu kami ditingkat Propinsi tidak mengakui kegiatan Rembug abal-abal tersebut, apalagi hari ini Ketua panitia Rembug Paripurna Minsel berada dengan kami di Minahasa Utara (Minut)dalam pelaksanaan Rembug Paripurna Minut, jadi bagaimana bisa dilakukan Rembug di Minsel  ?….., “tukas Lindo.

Begitu pun Sekertaris KTNA Minsel Yoldi Kaat menjelaskan bahwasanya kegiatan tersebut sengaja dipercepat oleh oknum yang hanya mementingkan kepentingan pribadi.

“Diketahui 12 pemegang hak suara dari total 18 pemegang hak suara, lebih memilih Petra Yani Rembang (PYR) sebagai Ketua KTNA periode berikutnya, tetapi terindikasi ada pihak kelompok kecil yang improsedural ingin secepatnya melakukan Rembug Paripurna agar bisa meloloskan kandidat lain demi pesanan dari pihak luar, “jelas Yoldi.

Untuk mengedepankan keseimbangan dari berita ini, media ini pun mengkonfirmasi kepada Jefferson Runtuwene, dirinya pun mengomentari santun perihal polemik ini.

” Saya hadir sebagai undangan dari panitia penyelenggara Rembug, dan dalam korum itu sudah hadir 11 pemegang hak suara,kalau bicara teknis tanyakan kepada panitia, “tegas Jefferson melalui telepon seluler.

Inilah daftar hadir 11 pemegang hak suara Rembug Paripurna Versi Jefferson

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *