Minahasa Utara Akan Menjadi Yang Pertama Sebagai Kabupaten Bumi Revolusi Mental

  • Whatsapp

MINUT, sulutexpres.com – Bupati Minahasa Utara Joune Ganda SE dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung SH MH (JGKWL) menerima kunjungan Kepala Badan Kesbangpol Daerah Provinsi Sulawesi Utara dan jajarannya, di ruang rapat Bupati, Kamis (22/4/2021).

Pertemuan ini membahas terkait usulan Gubernur Provinsi Sulut Olly Dondokambey SE kepada Menko PMK RI yang mengusulkan Minahasa Utara sebagai Kabupaten Bumi Revolusi Mental.

Bupati Joune JE Ganda didampingi Wakil Bupati Kevin W Lotulung mengatakan jika ini disetujui Menko PMK maka Minahasa Utara menjadi yang pertama ditetapkan sebagai Kabupaten Bumi Revolusi Mental.

“Tentunya kita akan ikuti dengan aksi-aksi yang menggambarkan revolusi mental, ada banyak kegiatan yang akan kita lakukan, ada banyak poin-poin yang akan kita lakukan untuk menunjukkan eksistensi komitmen kita menjadikan revolusi mental mengakar dan membumi di Kabupaten Minut, kami juga segera membentuk Gugus Tugas Revolusi Mental,” ucap Bupati JG.

 

Sementara itu Kaban Kesbangpol Provinsi Sulawesi Utara, Steven Liow menjelaskan bahwa, pihaknya diutus oleh Gubernur untuk menyampaikan program dari visi misi pak Presiden dalam RPJMN dan RPJMD Provinsi Sulawesi Utara.

“Sekaligus kami mengkaji visi misi dan program kerja RPJMD Minahasa Utara, jadi setelah kita evaluasi maka Minahasa Utara dapat dijadikan Bumi Revolusi Mental dan telah disetujui oleh pak Gubernur, program revolusi mental ini terbit dari Indonesia melayani, bersih, tertib, dan bersatu,” ujar Kaban Liow.

Diharapkannya, program ini akan sukses di Minahasa Utara dan diharapkan didukung oleh setiap stakeholder dibawah kepemimpinan Bupati JG dan Wabup KWL.

“Karena program ini dapat memicu daya dorong masyarakat untuk mencapai perubahan, terutama untuk mengatur kehidupan sosial dan moralitas publik. Apalagi Minut menjadi pusat percepatan pembangunan dimana Likupang ditetapkan sebagai Destinasi Super Prioritas,” pungkasnya.

“Dalam rangkaian kegiatan nanti ada peletakan batu pertama monumen sehingga kita berharap ibu Puan Maharani salah satu tokoh dibalik gerakan revolusi mental akan meletakan dan pak Presiden yang akan meresmikan, lokasinya akan ditetapkan oleh pak Bupati,” sambungnya.

“Revolusi toilet dimana harus bersih, gerakan aksi nyata untuk fasilitas publik, gerakan aksi nyata di pesisir pantai Minut, nanti juga ada pemlihan Putra-Putri Revolusi Mental. Pada pencanangan (20/5/2021) nanti kita berharap launching disesuaikan dengan waktu dari Kemenko PMK,” kunci Liow.

(Egen)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *